Pertandingan antara Timnas Indonesia dan Malaysia berlangsung dengan tensi tinggi sejak awal pertandingan. Suporter tim tamu mendapatkan tekanan psikologis dari suporter Indonesia.
Suporter Malaysia memilih menahan diri dengan bertepuk tangan sembari menebar senyuman ke arah suporter Timnas Indonesia. Namun, situasi berubah menegangkan setelah pada menit ke-71 beberapa oknum suporter Timnas Indonesia mencoba mendekati tribune suporter Malaysia.
Mereka meloncati pagar pembatas dan berusaha memberikan teror ke arah tribune Malaysia. Suasana semakin gaduh ketika adanya lemparan bom asap ke tribune tim tamu.
AMGPOKER - Konsentrasi Timnas Indonesia Terganggu Kericuhan Suporter?
Kejadian itu lantas membuat wasit menghentikan pertandingan sampai menit ke-79. Ketika itu, Timnas Indonesia sedang diimbangi Malaysia dengan skor 2-2. Tim Merah Putih mencetak gol melalui Alberto Goncalves (12', 39'), sedangkan Malaysia mencetak gol melalui Mohamadou Sumareh (37') dan Syafiq Ahmad (66').Kejadian itu lantas membuat wasit menghentikan pertandingan sampai menit ke-79. Ketika itu, Timnas Indonesia sedang diimbangi Malaysia dengan skor 2-2. Tim Merah Putih mencetak gol melalui Alberto Goncalves (12', 39'), sedangkan Malaysia mencetak gol melalui Mohamadou Sumareh (37') dan Syafiq Ahmad (66').
"Susah buat saya untuk mengomentari suporter Indonesia. Saya tidak bisa mengontrol suporter Indonesia," kata Simon McMenemy setelah laga.
Simon McMenemy mengaku enggan menjadikan kericuhan suporter sebagai penyebab permainan Timnas Indonesia menurun menjelang akhir pertandingan. Pelatih asal Skotlandia itu menyebut permainan buruk timnya menjelang akhir laga murni terjadi karena kelelahan.
"Saya tidak bisa menjadikan hal itu sebagai alasan karena kedua tim sama-sama terganggu. Setelah kerusuhan itu pada 20 menit terakhir pemain terlihat kelelahan," ujar Simon McMenemy.

0 Comments